MBUHRANGERTI BLOG'S

Berjalan Setapak Demi Setapak

Membebaskan Mimpi

″Setiap gerak tentunya memiliki kepentingan dan setiap kepentingan akan menuntut sejumlah pengorbanan.″

Kekuatan Media


Napoelon Bonaparte mengakui, bahwa ia lebih takut pada seorang jurnalis dengan penanya dari pada seribu tentara dengan bayonetnya. Kenapa Napoleon begitu takut sama jurnalis (wartawan), jelas bahwa dalam hal ini Napoleon memandang bukan pada sisi kapasitas jurnalis tersebut ataupun dari segi kemampuan personalnya, namun kepada perannya yang menguasai ruang publik, yang artinya seorang jurnalis dengan medianya adalah yang bisa menggerakan opini masyarakat.

Seorang Presiden Revolusioner Venezuale, Chavez, juga mendapatkan imbas dari media massa, dalam kasus ini adalah media Amerika yang secara politis waktu itu, Amerika menjadi musuh pemerintahan Venezuela yang dipimpinnya.

Media Amerika tersebut, katakanlah media A membuat sebuah rekayasa untuk menjatuhkan Chavez. Dengan penayangan sebuah berita yang kemudian berhasil menggerakan para kaun ellite yang memang menentang kepemimpinan Chavez yang terlalu berpihak kepada rakyat kecil dibanding kaum ellite (para pemodal). Dengan isu pemberitaan, bahwa tentara pemerintahan Chavez telah menembaki kaum ellite atau kaum borjuis Venezuela yang tengah bertikai dengan kaum atau rakyat kecil Venezuela.

Alhasil, kaum borjuis tersebut menggalang kekuatan massa dan berusaha menurunkan Chavez. Tahta Chavez sempat dikudeta kembali (karena chavez pun mendudukinya dengan kudeta bersama pengikutnya (rakyat kecil Venezuela yang jumlahnya memang mayoritas)).

Chavez jatuh, dan rakyat Venezuela pada umumnya yang menjadi massa Chavez dibuat kalut, apalagi kursi pemerintahan kembali diduduki kelompok yang dulu menindas mereka, sebelum direbut oleh Chavez.

Rakyat Venezuala masih percaya bahwa Chavez tidak mungkin memerintahkan para tentara menembaki rakyatnya sendiri walaupun mereka adalah kaum ellite yang menentangnya.

Beruntung, ada tim jurnalis Venezuala yang merekam kejadian tersebut (penembakan), dan akhirnya membuktikan bahwa Chavez tidak bersalah, tidak ada penembakan oleh tentara Chavez seperti yang dilansir oleh TV Amerika, yang ada adalah penembakan terhadap tentara Chavez oleh kaum elite, yang memang mengakibatkan tentara Chavez melakukan perlawanan dengan tujuan menyelamatkan rakyat kecil yang ada dilokasi. Dan setelah skandal pemberitaan tersebut terbongkar dengan mengudara siaran TV lokal Venezuala, yang memuat tayangan tanpa rekayasa, untuk membantah tayangan TV Amerika yang telah direkayasa, akhirnya Chavez kembali menduduki pemerintahan Venezuela.

****

Komunikasi merupakan proses dimana pesan-pesan disampaikan, dipertukarkan dengan memiliki tujuan, baik itu secara disengaja maupun tidak, dan karena itu pula proses komunikasi menjadi kebutuhan bagi manusia, mengingat manusia memiliki sejumlah kepentingan dan tujuan dalam aktivitas hidupnya.

Terkadang suatu kepentingan itu di perjuangkan dengan paksa dan mengorbankan kepentingan lainnya dan akhirnya muncul kekuasaan, yang mana kekuasaan adalah kompilasi dari sejumlah kepentingan yang berakhir disatu titik yang sama.

Apa itu Komunikasi Massa?

Menurut Tan dan Wright, Komunikasi massa ialah suatu bentuk komunikasi yang menggunakan saluran (media) dalam menghubungkan komunikator (penyampai pesan) dan komunikan (penerima pesan) secara massal, berjumlah banyak, bertempat tinggal yang jauh (terpencar), sangat heterogen, dan menimbulkan efek tertentu.

Lalu secara lebih sederhana menurut Bittner, Komunikasi massa adalah pesan yang dikomunikasikan melalui media massa pada sejumlah besar orang.

Pada intinya, komunikasi massa sebagai salah satu dari jenis dan pola komunikasi melibatkan sejumlah kepentingan dari beberapa pihak, diantaranya misal ketika komunikasi massa itu melibatkan masyarakat umum (baca : massa), media dan informannya. Dalam konteks ini, sejumlah kepentingan akan muncul atau bahkan dengan sengaja dimunculkan, baik itu kepentingan dari masyarakat umum, kepentingan media maupun kepentingan pihak lain. Begitu pula dalam kumpulan massa itu sendiri, dimana tentunya massa adalah berisikan banyak individu dan setiap individu memiliki kepentingan masing-masing, yang dalam konteks komunikasi massa sangat memungkinkan kepentingan-kepentingan individu disatu wadahkan untuk nantinya diakumulasikan menjadi kepentingan bersama.

Dalam kajian komunikasi massa, muncul beberapa teori yang mengiringinya, salah satunya adalah “Teori Pembelajaran Sosial.”

Teori pembelajaran Sosial

Menurut hasil penelitian Albert Bandura, teori pembelajaran sosial menempatkan bahwa pengaruh dari keberadaan media massa sangatlah kuat untuk mempengaruhi para konsumennya, dijelaskan bahwa effek yang dimunculkan misalnya di televisi cenderung menjadi santapan segar bagi para pemirsanya. Masyarakat cenderung akan mengikuti pengaruh yang dimunculkan media, seperti pola hidup bahkan sampai kepada jalannya sebuah pemikiran dan sikap.

Mari kita ambil contoh yang konkret :

Pernyataan Napoleon dan kisah pemimpin Venezuela Chavez dari pengaruh media massa diatas, menggambarkan bagaimana kekuatan dan pengaruh media dalam membentuk dan mengarahkan opini masyarakat.

Jadi, teori pembelajaran sosial memposisiskan bahwa media berada diposisi sentral di dalam stuktur kehidupan bermasyarakat, baik itu pengaruh, kepentingan maupun nilai-nilai kebenaran dapat di pertontonkan dan di pengaruhkan lewat eksistensi media tersebut.

Namun, pada hakekatnya teori pembelajaran sosial tidaklah bersifat mutlak jika masyarakat mampu menyaring informasi ataupun tayangan yang ditampilkan di media, istilah lainnya adalah gerakan melek media.

sumber :membebaskan mimpi

By : Deniborin

Single Post Navigation

9 thoughts on “Membebaskan Mimpi

  1. pertamax ahh..

  2. Memang media massa bisa mengendalikan masyarakat, dia bisa membawa keburukan dan juga bisa membawa kebaikan, tapi sayangnya hanya karena demi uang, media massa bisa dikendalikan sama orang tertentu saja, dan kadang demi oplah, media massa sering memberitakan hal2 yang menipu tapi yang menarik buat masyarakat.
    Jadi media massa lebih banyak membawa keburukan daripada kebaikan pada masyarakat.

    • memang ada sisi buruk dari sebuah media …….. tapi kita jga tidak bisa mengingkari bahwa ada kebaikan yang tersimpan dari sebuah media, tinggal bagaiman kita bisa memanfaatkan itu semua …. terutama tentang pentingnya melek media sehingga kita tidak bisa di kendalikan media tapi media yang kita kendalikan …… salam:mrgreen:

  3. wah ternyata media walau tak bersenjatakan senapan tapi bisa menggerakan masa secara tak terlihat ya..benar2 satu kekuatan yang sangat besar.. ^^ makasih mas atas sharenya..met shaum rhamadan🙂

    • aungelsofan on said:

      met ramadhan jga mas …..
      makasih jga kunjungannya …..😆
      Memang kita bisa melihat akhir2 ini betapa kekuatan media sangat luar biasa,

  4. Itulah kekuatan media yang mempunyai pengaruh sangat besar.
    Akan sangat berbahaya jika disalahgunakan, misalnya bisa dibuat2 hanya karena permintaan kelompok tertentu.

    • aungelsofan on said:

      dan rasanya itu udah terjadi di negeri tercinta ini …..
      makasih kunjungannya ….🙄

  5. ternyata pena lebih dahsyat daripada senjata api….😆

    HIDUP!!! ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: